Sering Tertukar! Kenali Perbedaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)
Apakah Anda sering bingung kapan harus menggunakan garis pendek (-) dan kapan harus menggunakan garis yang lebih panjang (—)? Di dunia penulisan profesional, kesalahan ini sering kali menjadi pembeda antara penulis amatir dan ahli bahasa.
Di Pintar Bahasa artikel ke-29 ini, kita akan mengupas tuntas perbedaan si kembar tapi beda ini: Tanda Hubung dan Tanda Pisah.
1. Tanda Hubung (-) / En-Dash
Garis pendek ini digunakan untuk menyambung elemen yang memang "terhubung".
- Kata Ulang: Makan-makan, lari-lari.
- Menyambung Huruf & Angka: Tahun-90-an, se-Indonesia.
- Penyukuan: Saat kata terpotong di akhir baris.
2. Tanda Pisah (—) / Em-Dash
Garis yang lebih panjang (biasanya tanpa spasi) digunakan untuk memberikan jeda atau penjelasan tambahan.
- Penjelasan Tambahan: "Keberhasilan itu—saya yakin—adalah hasil kerja keras tim."
- Menyatakan "Sampai Dengan": "Tahun 2024—2026" atau "Jakarta—Bandung".
| Nama Tanda | Simbol | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| Tanda Hubung | - | Menghubungkan kata ulang & imbuhan. |
| Tanda Pisah | — | Menyatakan jarak (sampai dengan) & sisipan. |
Kesimpulan
Ketelitian menggunakan tanda baca mencerminkan ketelitian cara berpikir Anda. Pastikan tidak tertukar lagi saat menulis laporan resmi atau naskah video untuk Konten Anda!

Posting Komentar untuk "Sering Tertukar! Kenali Perbedaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)"